Iam trying so hard this year not to fall into any consumer's potholes during Ramadhan. But jakartan's reaction on something puzzled me so. Like yesterday, di mana orang-orang pada menyerbu supermarket berlomba-lomba belanja entah apa gue gak ngerti. Apa coba bedanya hari terakhir sebelum Ramadhan sama hari-hari lain kalau memang mau belanja groceries? Sama aja kan? Coba lah nasip gue yang memang sempetnya belanja hari Minggu kemaren dipikirkan... Emang enak ngantri bayar sampe satu jam? TOLOL. (maaf numpang curhat)